Wednesday, February 10, 2010

Cologne Germany




Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Dear All,

Akhirnya saya punya kesempatan untuk menuliskan beberapa patah kata sebagai pengantar isian blog yang hampir terbengkalai beberapa waktu lalu. Januari lalu saya ke Cologne, Germany, tepatnya tanggal 14 ~ 27 Januari 2010 dengan mampir ke Bangkok untuk visit customer selama 1 hari. Seperti biasa, kegiatan ini bukanlah jalan-jalan, melainkan tugas dinas untuk menghandle pameran di IMM Cologne.

Persiapan yang dilakukan sangat menyita waktu karena perbedaan suhu yang sangat ekstrim, di Semarang kisaran 29 C, sedangkan di sana -5 C. Jadi perlu persiapan yang lebih ketat. Perjalanan yang dilakukan menyita waktu 18 jam, karena sempat transit di Bangkok selama 4 jam. Perjalanan sampai di Frankfurt jam 5.30 pagi dan disambut rasa dingin yang luar biasa karena suhu pada saat itu adalah 0 C.

Dari Frankfurt ke Cologne naik kereta listrik dengan kecepatan 250 km/jam (ICE), ditempuh dalam waktu 1 jam. Kemudian check in ke hotel. Karena jetlag, yang harusnya langsung bekerja terpaksa tidur dulu sambil beradaptasi. Paginya bangun pagi langsung ke lokasi pameran yang pada saat itu sudah tertutup salju.

Padahal, selama ini, jika mengikuti pameran tidak pernah ada salju yang turun... mungkin memang menyambut saya kali ini..he..he.. Sempat berfoto di Koeln Dome, gereja Kathedral yang sudah berumur 2000 tahun namun masih terpelihara... Ada teman yang komentar kalau saya berfoto di depan gambar layar..., sepertinya memang seperti itu kali...he..he...Nanti disambung lagi...

Wassalamu 'alaikum Wr.Wb.

Tuesday, February 9, 2010

Cologne Germany, 19 -24 Januari 2010



Assalamu alaikum Wr. Wb.

Berikut saya uploadkan gambar-gambar waktu ke Cologne Germany tanggal 19-24 Januari 2010. Ceritanya menyusul di postingan berikutnya...

Wassalam .....

Friday, September 25, 2009

Journey to Shanghai (China again)



Assalamu 'alaikum Wr.Wb.

Dear All,

Mohon maaf setelah lama tidak update untuk blog kami karena keterbatasan waktu dan tenaga, maka ijinkanlah kali ini untuk sedikit menorehkan kata di blog tercinta ini sehingga bisa mengurangi rasa kangen untuk menulis.

Sebelumnya, kami sekeluarga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H, Mohon maaf lahir dan batin jika selama ini banyak kesalahan dan kekhilafan yang kami lakukan, semoga kita bisa saling memaafkan ... Amin...

Kembali kepada topik dengan judul di atas.
Pada tanggal 5 September kemarin, saya mendapat tugas dari kantor untuk mengawal Exhibition lagi ke China (bulan Maret lalu ke Singapore dan Guangzhou) sedang untuk kali ini ke Shanghai untuk ikut Furniture China 2009. Hampir kesemuanya sama, tidak ada perbedaan, kecuali waktu yang saya rasakan, karena untuk kali ini adalah bertepatan di bulan Puasa Ramadhan.

Ada perbedaan mencolok antara Guangzhou dan Shanghai, yaitu Guangzhou adalah kota industri, sedangkan Shanghai adalah kota perdagangan. Tata kotanya pun sangat berbeda. Jika Guangzhou sedikit semrawut, tetapi Shanghai lebih teratur, hanya saja masih banyak pembenahan di berbagai tempat (bahkan hampir 60% jalan dan bangunan dibangun -- menghabiskan biaya negara berapa banyak tuh ?). Di Shanghai, segalanya lebih berkesan glamour serta orang-orangnya lebih individualis ciri khas kota besar.



Saat datang, kami berusaha menggunakan bis airport dengan panduan dari internet yang sempat saya cari sebelum berangkat ke Shanghai. Namun ternyata harus naik taxi dari halte bis ke hotel, dan di sinilah kesulitan komunikasi yang kami bangun terjadi. Orang China tidak banyak yang bisa bahasa Inggris sedang kami tidak bisa bahasa Mandarin, jadinya ya seadanya saja komunikasinya. Hebatnya, meski tahu kami turis yang bisa saja "dikerjain", mereka tidak melakukannya. Itu bedanya dengan sopir taxi di tempat kita yang kadang malah menyasarkan kita ke tempat yang jauh agar biaya argonya menumpuk (bukan apriori, tetapi hampir sebagian besar seperti itu).

Saya di Shanghai sekitar 8 hari dan pulang lagi ke Indonesia tanggal 13 September 2009 lewat Singapore dengan menggunakan Singapore Airline. Berikut saya sampaikan beberapa gambar kenangan waktu di Shanghai.

Sekian dulu,
Wassalamu 'alaikum Wr.Wb.

Sunday, June 21, 2009

Nadia's Graduation


Dear All,

Assalamu 'alaikum Wr.Wb.

Lama sekali tidak pernah posting sesuatu pun, mohon maaf karena waktu saya benar-benar tersita pada pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi beserta waktu yang hanya terluang sedikit saja. Untuk postingan kali ini saya akan memberitahukan kepada para pembaca semua bahwa anak saya, Nadia, pada tanggal 13 Juni 2009 kemarin sudah diwisuda dari Playgroup dan siap untuk memasuki jenjang yang lebih tinggi yaitu TK.

Acara yang berlangsung meriah tersebut diakhiri dengan prosesi wisuda (yang saya anggap cukup melelahkan bagi anak-anak) Wisuda tersebut berlangsung di Waterboom dan pemancingan Nusantara di Cangkiran Mijen. Ada pagelaran tari dan lagu, pembacaan ayat-ayat suci Al Qur'an, Drum Band, Peragaan Busana dsb.

Nadia yang memang aktif berlarian ke sana kemari yang sedikit membuat lelah bagi saya yang mendampingi karena harus mengejar dia ke mana pun pergi... takut nyasar...
Namun, kami sekeluarga bersyukur ke hadirat Allah SWT karena karunia-Nya, selama ini nilai Nadia di Play Group selalu mendapatkan Bintang besar 3 kali (pencapaian tertinggi, baik dari masalah sosial, pelajaran berhitung, menggambar dsb.


Demikian dulu posting kami untuk hari ini, selamat berkarya bagi teman-teman blogger semua, semoga menjadi hari yang menyenangkan bagi kita semua dan berhasil dalam segala hal...

Wassalam....

Tuesday, May 12, 2009

My dearest Boy


Assalamu 'alaikum Wr.Wb.


Dear All,

In reference to my previous article, I have informed to all of you that my family now is happy because of my dearest boy born. Now I could provide you information about him in detail as you know that it is parent's responsibility to announce this happiness to every body who know the family as well.

Dear readers, my boy's name is Nareswara Pradipta Wicaksana. Nareswara means King; Pradipta means shining; Wicaksana means wise and clever. As parent, we wish him could be growth as a King or leader who shines every one he knows with his clever and wise attitude. All the words are taken from ancient Javanish language which are antique to find out.

Dear readers, as you know that he is our second child as we have Nadia already about 4 years ago. Now we need your support to dedicate our live to keep our children growing in the best environment, education and also Allah may bless us with good prosperous. Amin...
We really need your best support to make the dream comes true as we wish through our life.

Wassalammu 'alaikum Wr.Wb.



Friday, April 24, 2009

Welcome to the new World, my Boy !!

Assalamu 'alaikum Wr.Wb.


Dear All,

Syukur Alhamdulillah kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah meng-karuniai amanat kepada kami sekeluarga dengan lahirnya Putra kami tercinta dengan detail kelahiran sebagai berikut :

Lahir pada tanggal 10 April 2009
Jam 01.05 WIB
Jenis kelamin laki-laki
Panjang 50 cm
Berat badan 3 kgs
Kami berikan nama Dipta (untuk lengkapnya tidak perlu saya ulas di sini).

Dengan lahirnya putra tercinta ini, kami mohon segenap sahabt, teman, blogger semua mohon mendoakan kepada anak kami semoga kelak menjadi anak yang soleh, pandai, berguna bagi lingkungan, masyarakat, agama, negara dan berbakti kepada kedua orang tua... Amin...

Sepertinya sudah lengkap bagi kami untuk menimang 2 orang anak yang satu putri (Nadia) dan satunya lagi putra... Semoga dengan disertai do'a dari anda semua, harapan dan keinginan kami sebagai orang tua terwujud di kemudian hari... Amin...

Wassalamu 'alaikum Wr.Wb.





Nb. Foto menyusul aja ya.....

Thursday, April 16, 2009

Perkembangan China yang pesat



Assalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Kembali ke postingan baru yang masih berkisar cerita pada saat saya dinas di Guangzhou kemarin Maret 2009. Sebelumnya saya masih membayangkan bahwa di China, segala sesuatunya masih seperti dalam film-film Jacky Chan yang bisa kita jumpai sepeda dan gerobak dorong. Begitu pesawat mendarat di Canton, saya terperangah melihat desain airportnya yang begitu futuristic (meski jujur belum seperti Singapore) karena tidak sebersih di sana. Tetapi hanya satu kata yaitu Luar Biasa.

China yang dibuka untuk dunia kisaran 20 tahun yang lalu bisa maju begitu pesat. Jalan yang digunakan adalah jalan 4 jalur yang semuanya dibuat highway tanpa ada satu pun bangunan yang dibuat seadanya. Satu hal adalah, keramaian di sana luar biasa, pada saat kita berangkat kerja maupun pulang, orang yang hilir mudik laksana di pusat keramaian kota pada saat malam minggu, dan itu berlangsung setiap hari. Meski dengan kapasitas sebanyak itu, jembatan penyeberangan tetap digunakan oleh semua orang untuk bisa melintasi jalan yang membelah kota, tidak ada yang nekad melintas…

Kehidupan di sana begitu keras… dalam artian persaingan antar individu begitu terasa. Saya sempat belanja di supermarket pada saat jam tutup (jam 9 malam)dan saya selesai belanja jam 10.15, tetapi kasir tetap buka dengan senyuman dan melayani pembeli. Pada saat saya berada di kasir jam tsb, dibelakang saya masih ada antrian sekitar 10 orang dan saya perkirakan baru selesai jam 10.45 malam. Apakah di Indonesia pernah ada mall yang buka dan melayani sampai selarut itu ? Pasti jawabannya tidak, karena begitu jam 9, semua pembeli seakan diusir keluar dengan jalan menutup pintu mall serta kasir melayani dengan bersungut-sungut. Ada juga saya menanyakan warung makan (bukan restoran) yang buka dari jam 9 pagi dan tutup jam 2 pagi, padahal hanya warung kecil yang menjual mie dsb.

Maka saya berpikir bahwa hidup begitu keras di China sehingga dalam 20 tahun saja perkembangannya begitu pesat. Untuk mencapai kemajuan yang begitu pesat memang harus didukung sumber daya yang kuat juga, terutama sdm-nya. Korupsi di China dulu ada di peringkat 5 besar dunia, tetapi setelah ada peraturan keras dari pemerintah untuk ditembak beserta penyitaan hartanya, maka korusi di China berkurang drastis. Haruskah Indonesia memberlakukan peraturan seperti tsb ?

Hanya satu kekurangan China yaitu pola hidup masyarakatnya masih seperti pola hidup warga di Negara berkembang, tidak mau antri, mau menang sendiri dan tidak peduli lingkungan.

Begitu dulu sharing saya hari ini, akan saya bahas lagi dengan masalah yang lain…

Wassalam….